Showing posts with label ubuntu. Show all posts
Showing posts with label ubuntu. Show all posts

19 April 2011

LTSP on Ubuntu 10.04

LTSP (Linux Terminal Server Project) pada Ubuntu 10.04 bisa diinstall melalui CD Ubuntu 10.04 Alternate atau, jika system Ubuntu sudah ter-install, bisa dengan perintah :

sudo apt-get install ltsp-server-standalone openssh-server

dan untuk build client-nya dengan perintah :

sudo ltsp-build-client

Hal-hal yang diperlukan :
  • 2 (dua) buah ethernet card. (satu untuk jaringan client dan satu untuk jaringan lokal)
  • Koneksi internet, jika install tidak menggunakan CD Ubuntu 10.04 Alternate. Ratusan MB data perlu di-download
  • 2 (dua) buah PC (satu server dan satu client). Komputer client harus bisa boot dari ethernet.

    Daftar bacaan :

    https://help.ubuntu.com/community/UbuntuLTSP/LTSPQuickInstall
    https://help.ubuntu.com/community/DisklessUbuntuHowto
    https://help.ubuntu.com/community/Installation/OnNFSDrive
    https://help.ubuntu.com/10.04/serverguide/C/dhcp.html
    http://wahyunurjaman.blogspot.com/2011/04/konfigurasi-dhcp-server-di-ubuntu-1004.html
    http://www.howtoforge.com/perfect-server-ubuntu8.04-lts

    08 April 2011

    Disable Network Manager di Ubuntu 10.04

    Untuk men-disable/meng-uninstall Network Manager di Ubuntu 10.04 ketikkan command sebagai berikut :
    sudo apt-get purge network-manager network-manager-gnome

    Setelah Network Manager tidak ada di Ubuntu, untuk konfigurasi network, harus dilakukan secara manual dengan mengedit file /etc/network/interfaces dan untuk setting DNS file yang harus di-edit /etc/resolv.conf


    07 April 2011

    Ubuntu : Apt-get update error

    Ketika kita akan melakukan update dengan perintah  sudo apt-get update di Ubuntu 10.04, keluar error :  " unable to lock the list directory",maka yang perlu dilakukan adalah ketikkan perintah berikut :


    sudo rm /var/lib/dpkg/lock
    terus coba lagi sudo apt-get update
    Jika masih tidak bisa, ketikkan perintah sudo killall apt-get

    23 November 2010

    Cara Mudah Install OpenVPN Server di Debian/Ubuntu VPS

    Jika kita memiliki / menyewa VPS (Virtual Private Server) dan ingin meng-install OpenVPN server, ada cara mudah untuk melakukannya. Cara tersebut adalah dengan menjalankan / meng-eksekusi script instalasi instan yang dapat Anda download di sini.

    Sebelum menjalankan script tersebut di atas, ada beberapa langkah yang harus dilakukan, yaitu :
    1. TUN/TAP device harus sudah diaktifkan di VPS Anda. Hubungi provider VPS Anda jika belum aktif.
    2. iptables NAT juga harus sudah aktif/terinstall di OS Debian/Ubuntu (biasanya sudah)


    Langkah-langkah instalasi di bawah ini telah di-test di VPS dengan :
    1. OS Ubuntu Server 10.04 dan harware node OS-nya OpenVZ.
    2. OS PC untuk VPN Client adalah Windows XP


    Pertama

    Masuk ke console VPS sebagai root dan ketikkan perintah sebagai berikut :

    wget http://vpsnoc.com/scripts/debian-openvpn.sh
    chmod +x debian-openvpn.sh
    ./debian-openvpn.sh

    Script akan meng-install OpenVPN server secara otomatis. 



    Kedua

    Untuk memeriksa apakah OpenVPN server yang kita install sudah jalan atau belum, ketikkan perintah sebagai berikut :

    netstat -an | grep 1194

    Jika hasilnya seperti di bawah ini :

    udp        0      0 0.0.0.0:1194            0.0.0.0:*

    Berarti OpenVPN server sudah berhasil di-install.



    Ketiga

    Dalam hal ini, sebagai contoh client, kita menggunakan komputer yang ber-OS Windows XP. Download dan install OpenVPN GUI yang bisa kita dapatkan di sini


    Download file /root/keys.tgz dari VPS menggunakan winscp atau software sftp lain ke PC kita. Untar file keys.tgz tadi ke directory C:\Program Files\OpenVPN\config\


    Jika client berhasil connect ke OpenVPN server, maka PC client akan mendapat IP 10.8.0.6 (contoh saja)


    Keempat


    Setelah PC client berhasil connect OpenVPN server, sesuai dengan script yang dijalankan di langkah pertama, default gateway dari setting network di PC client akan mengarah ke OpenVPN server. Jika PC client berhasil melakukan ping, misalnya ke www.yahoo.com, berarti instalasi OpenVPN server dan client sudah berhasil. Anda bisa melakukan browsing, chat dan aktifitas internet lainnya di PC client.

    Jika PC client berhasil connect ke OpenVPN server tapi tidak dapat melakukan ping atau browsing, silakan buat file script di bawah ini dan upload ke VPS, misalnya file script ini kita namakan updnet.sh

    echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
    iptables -t nat -A POSTROUTING -o XX-eth -j SNAT --to 99.99.99.99
    #ganti 99.99.99.99 dengan IP Public VPS Anda
    #ganti XX-eth dengan device network Anda, misalnya venet0
    iptables-save > /etc/iptables.conf
    echo "#!/bin/sh" > /etc/network/if-up.d/iptables
    echo "iptables-restore < /etc/iptables.conf" >> /etc/network/if-up.d/iptables
    chmod +x /etc/network/if-up.d/iptables
    echo "net.ipv4.ip_forward=1" >> /etc/sysctl.conf


    Setelah file updnet.sh diupload ke VPS, sebelum file dieksekusi,  ketikkan perintah 

    chmod +x updnet.sh

    agar file tersebut dapat dieksekusi. 


    Kelima


    Anda dapat mengedit file konfigurasi OpenVPN server di /etc/openvpn/openvpn.conf
    Jika ingin mengubah DNS yang client akan dapatkan, silakan ubah di baris  push "dhcp-option DNS 8.8.4.4",ganti 8.8.4.4 dengan alamat DNS lainnya sesuai kebutuhan Anda.

    Update
    Agar user dapat masuk ke VPN server dengan username dan password, tambahkan baris berikut di file /etc/openvpn/openvpn.conf

    plugin /user/lib/openvpn/openvpn-auth-pam.so login

    Dan baris berikut ke file konfigurasi client mis. client.ovpn

    auth-user-pass



    Untuk Ubuntu 14.04, silakan melihat tutorial di sini

    Source :
    1. http://vpsnoc.com/blog/how-to-install-openvpn-on-a-debianubuntu-vps-instantly/
    2. http://vpsnoc.com/blog/how-to-setup-a-vpn-server-on-a-centos-vps-instantly/






    Script lengkap, silakan klik
    #!/bin/bash
    # Quick and dirty OpenVPN install script
    # Tested on debian 5.0 32bit, openvz minimal debian OS template
    # and Ubuntu 9.04 32 bit minimal, should work on 64bit images as well
    # Please submit feedback and questions at support@vpsnoc.com

    # John Malkowski vpsnoc.com 01/18/2010

    ip=`grep address /etc/network/interfaces | grep -v 127.0.0.1 | awk '{print $2}'`
    apt-get update
    apt-get install openvpn libssl-dev openssl
    cd /etc/openvpn/
    cp -R /usr/share/doc/openvpn/examples/easy-rsa/ /etc/openvpn/
    cd /etc/openvpn/easy-rsa/2.0/
    chmod +rwx *
    . ./vars
    ./clean-all
    source ./vars

    echo -e "\n\n\n\n\n\n\n" | ./build-ca
    clear
    echo "####################################"
    echo "Feel free to accept default values"
    echo "Wouldn't recommend setting a password here"
    echo "Then you'd have to type in the password each time openVPN starts/restarts"
    echo "####################################"
    ./build-key-server server
    ./build-dh
    cp keys/{ca.crt,ca.key,server.crt,server.key,dh1024.pem} /etc/openvpn/

    clear
    echo "####################################"
    echo "Feel free to accept default values"
    echo "This is your client key, you may set a password here but it's not required"
    echo "####################################"
    ./build-key client1
    cd keys/

    client="
    client
    remote $ip 1194
    dev tun
    comp-lzo
    ca ca.crt
    cert client1.crt
    key client1.key
    route-delay 2
    route-method exe
    redirect-gateway def1
    dhcp-option DNS 10.8.0.1
    verb 3"

    echo "$client" > $HOSTNAME.ovpn

    tar czf keys.tgz ca.crt ca.key client1.crt client1.csr client1.key $HOSTNAME.ovpn
    mv keys.tgz /root

    opvpn='
    dev tun
    server 10.8.0.0 255.255.255.0
    ifconfig-pool-persist ipp.txt
    ca ca.crt
    cert server.crt
    key server.key
    dh dh1024.pem
    push "route 10.8.0.0 255.255.255.0"
    push "redirect-gateway"
    comp-lzo
    keepalive 10 60
    ping-timer-rem
    persist-tun
    persist-key
    group daemon
    daemon'

    echo "$opvpn" > /etc/openvpn/openvpn.conf

    echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
    iptables -t nat -A POSTROUTING -s 10.8.0.0/24 -o venet0 -j MASQUERADE
    iptables-save > /etc/iptables.conf
    echo "#!/bin/sh" > /etc/network/if-up.d/iptables
    echo "iptables-restore < /etc/iptables.conf" >> /etc/network/if-up.d/iptables
    chmod +x /etc/network/if-up.d/iptables
    echo "net.ipv4.ip_forward=1" >> /etc/sysctl.conf

    /etc/init.d/openvpn start
    clear

    echo "OpenVPN has been installed
    Download /root/keys.tgz using winscp or other sftp/scp client such as filezilla
    Create a directory named vpn at C:\Program Files\OpenVPN\config\ and untar the content of keys.tgz there
    Start openvpn-gui, right click the tray icon go to vpn and click connect
    For support/bug reports email us at support@vpsnoc.com"

    16 June 2010

    Start & Stop ZIMBRA

    For users of Zimbra Collaboration Suite on Linux, there are several command line in Zimbra.
    First you must log in as a Zimbrat user with typing su - zimbra

    stop zimbra: zmcontrol stop
    start zimbra: zmcontrol start

    zimbra status: zmcontrol status

    to exit the zimbra user, type logout or exit

    Lost Ethernet Card Configuration When Moved Hard Disk to Another Computer

    Maybe you've ever moved the hard disk that contains the Ubuntu Server from one PC to another PC. What happened? Ubuntu Server does not automatically recognize the network card in the new PC.

    In order for Ubuntu Server can recognize the network card in the computer / PC is new, you must delete existing entries in the file:
    /etc/udev/rules.d/70-persistent-net.rules


    Erase all the lines after the line:
    # You Can Modify it, as long as you keep Each rule on a single line.

     
    When finished editing and saved. Rebooting the computer and Ubuntu will recognize the network card in the new computer.

    Squid Proxy Server Authentication Using ZIMBRA LDAP

    If you are using the Zimbra Collaboration Suite and Zimbra LDAP server is already running well, you can use that LDAP server to perform authentication against the use of the Squid Proxy Server.
    To authenticate Squid Proxy Server through Zimbra LDAP, we need to edit the file /etc/squid/squid.conf as follows:


    auth_param basic program / usr / lib / squid / ldap_auth-v 3-b dc = domain, dc = com-f "(& (uid =% s) (objectClass = zimbraAccount))"-h zimbra.domain.com

    REQUIRED acl proxy_auth ldapauth


    acl all src 0.0.0.0/0.0.0.0

    http_access allow ldapauth

    http_access deny all


    http_port 3128


    The above configuration is very minimal configuration of the Squid Proxy Server. zimbra.domain.com is the LDAP server, domain.com is the domain used in Zimbra email server.
     

    For example : a Zimbra user andi@domain.com wants to connect to the internet  through Squid Proxy Server, andi can use the same name and password like when andi get into Zimbra.
     

    Linux Distro: Ubuntu Server 8.04 
    Zimbra: Zimbra Collaboration Suite 5.0.16 Open Source Edition

    Using a Sierra Wireless 881U Modem in Ubuntu 8.10

    Sierra Wireless 881U GSM Modem are already recognizable in Ubuntu 8.10. But to connect to the internet, we can not use a GUI that has been available. Using IM2 card prepaid unlimited internet, and search results on Google, eventually connecting to the Internet using a Sierra Wireless 881U successfully conducted.

    Here are the steps that must be done:
    1. After Ubuntu 8.10 Ready, Sierra Wireless 881U modem plugs. Ubuntu 8.10 will recognize the modem hardware
    2. Open a terminal and log in as root by typing: sudo-i
    3. Then type the command: sudo wvdialconf
    4. Edit the wvdial.conf file by typing: gedit / etc / wvdial.conf
    5. Edit the contents of the file wvdial.conf as below.
    [Dialer Defaults]
    Auto DNS = on
    Init1 = T + CGDCONT = 1, "IP", "IndosatM2"
    Init2 = ATQ0 V1 E1 S0 = 0 & C1 & D2 + FCLASS = 0
    Stupid Mode = yes

    Modem Type = Analog
    Modem ISDN = 0
    Phone = * 99 #
    Modem = / dev/ttyUSB0
    Username = YourUserName
    New ppp0 = yes
    Password = YouPassword

    Baud = 9600
    6. Save the file wvdial.conf
    7. Run the command: sudo wvdial, until the information appears as follows:
    –> WvDial: Internet dialer version 1.60
    –> Cannot get information for serial port.
    –> Initializing modem.
    –> Sending: T+CGDCONT=1,”IP”,”indosatm2″
    OK
    –> Sending: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
    OK
    –> Modem initialized.
    –> Sending: ATDT*99#
    –> Waiting for carrier.
    CONNECT
    –> Carrier detected. Starting PPP immediately.
    –> Starting pppd at Tue Feb 17 22:34:09 2009
    –> Pid of pppd: 5627
    –> Using interface ppp0
    –> pppd: ���[08](��[08]
    –> pppd: ���[08](��[08]
    –> pppd: ���[08](��[08]
    –> pppd: ���[08](��[08]
    –> pppd: ���[08](��[08]
    –> pppd: ���[08](��[08]
    –> local IP address 114.58.62.113
    –> pppd: ���[08](��[08]
    –> remote IP address 11.67.68.13
    –> pppd: ���[08](��[08]
    –> primary DNS address 202.155.0.10
    –> pppd: ���[08](��[08]
    –> secondary DNS address 202.155.0.15
    –> pppd: ���[08](��[08]

    8. Minimize the terminal and you can surf the Internet using the Sierra Wireless 881U modem on Ubuntu 8.10

    Configuring the IP address for ethernet in Ubuntu 8

    Network Configuration Using DHCP
    Edit the file / etc / network / interfaces:
    sudo vi / etc / network / interfaces
    # The primary network interface - use DHCP to find our address
    auto eth0
    iface eth0 inet dhcp

    Static IP Configuration
    sudo vi / etc / network / interfaces
    # The primary network interfaceauto eth0
    iface eth0 inet static
    address 192.168.3.90
    gateway 192.168.3.1
    netmask 255.255.255.0
    network 192.168.3.0
     

    broadcast 192.168.3.255
     

    Restart the network by using the command:
    sudo / etc / init.d / networking restart


    Virtual IP Configuration
    If we want to set the second IP on the same ethernet, edit the interfaces file back:
    sudo vi / etc / network / interfaces
    auto eth0: 1
    iface eth0: 1 inet static
    address 192.168.1.60
     

    netmask 255.255.255.0 
    network x.x.x.x
    Broadcasts x.x.x.x
    gateway x.x.x.x

    12 October 2009

    Ubuntu Server. Ganti Komputer, Konfigurasi Ethernet Card Hilang.

    Mungkin Anda pernah memindahkan hard disk yang berisi Ubuntu Server dari satu PC ke PC lain. Apa yang terjadi? Ubuntu Server tidak secara otomatis mengenal network card yang ada di PC yang baru.

    Agar Ubuntu Server dapat mengenali network card yang ada di komputer/PC yang baru, Anda harus menghapus isian yang ada di file :

    /etc/udev/rules.d/70-persistent-net.rules

    Hapuslah seluruh baris setelah baris :

    # You can modify it, as long as you keep each rule on a single line.

    Setelah selesai diedit dan disimpan. Reboot-lah komputer dan Ubuntu akan mengenali ulang network card yang ada di komputer baru tersebut.

    09 June 2009

    Otentifikasi Squid Menggunakan Zimbra LDAP

    Jika Anda menggunakan Zimbra Collaboration Suite dan Zimbra LDAP server sudah berjalan dengan baik, Anda dapat menggunakan LDAP server tsb. untuk melakukan otentifikasi terhadap penggunaan Squid Proxy Server.

    Agar Squid Proxy Server dapat melakukan Otentifikasi ke Zimbra LDAP, perlu dilakukan peng-edit-an pada file /etc/squid/squid.conf sebagai berikut :

    auth_param basic program /usr/lib/squid/ldap_auth -v 3 -b dc=domain,dc=com -f "(&(uid=%s)(objectClass=zimbraAccount))" -h zimbra.domain.com

    acl ldapauth proxy_auth REQUIRED

    acl all src 0.0.0.0/0.0.0.0


    http_access allow ldapauth


    http_access deny all


    http_port 3128


    Contoh konfigurasi di atas adalah konfigurasi sangat minimal dari Squid Proxy Server. zimbra.domain.com adalah server LDAP-nya, domain.com adalah domain yang digunakan di email server Zimbra.

    Misalnya ada user Zimbra andi@domain.com maka saat andi melakukan koneksi internet lewat Squid Proxy Server, andi dapat menggunakan nama dan password yang sama seperti andi masuk ke Zimbra.

    Linux Distro : Ubuntu Server 8.04
    Zimbra : Zimbra Collaboration Suite Open Source Edition 5.0.16



    Start & Stop Zimbra

    Bagi pengguna Zimbra Collaboration Suite di Linux, ada beberapa command line di Zimbra. Sebelumnya, Anda harus terlebih dulu masuk sebagai user Zimbra dengan
    mengetikkan su - zimbra

    stop zimbra : zmcontrol stop
    start zimbra : zmcontrol start
    status zimbra : zmcontrol status

    untuk keluar dari user zimbra, ketik logout atau exit

    30 May 2009

    Konfigurasi Alamat IP untuk ethernet di Ubuntu

    Konfigurasi Network Menggunakan DHCP

    Edit file /etc/network/interfaces :

    sudo vi /etc/network/interfaces

    # The primary network interface - use DHCP to find our address
    auto eth0
    iface eth0 inet dhcp


    Konfigurasi IP Static

    sudo vi /etc/network/interfaces

    # The primary network interface
    auto eth0
    iface eth0 inet static
    address 192.168.3.90
    gateway 192.168.3.1
    netmask 255.255.255.0
    network 192.168.3.0
    broadcast 192.168.3.255

    Restart network dengan menggunakan perintah :

    sudo /etc/init.d/networking restart


    Konfigurasi IP Virtual

    Jika kita ingin men-set IP kedua pada ethernet yang sama, edit kembali file interfaces :

    sudo vi /etc/network/interfaces

    auto eth0:1
    iface eth0:1 inet static
    address 192.168.1.60
    netmask 255.255.255.0
    network x.x.x.x
    broadcast x.x.x.x
    gateway x.x.x.x



    05 March 2009

    Menggunakan Modem Sierra Wireless 881U di Ubuntu 8.10

    Modem GSM Sierra Wireless 881U memang sudah dapat dikenali di Ubuntu 8.10. Tapi untuk koneksi ke internet tidak bisa menggunakan GUI yang telah tersedia. Menggunakan kartu IM2 unlimited internet prabayar, dan hasil search di Google, akhirnya koneksi ke internet menggunakan Sierra Wireless 881U berhasil dilakukan.



    Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan :

    1. Setelah Ubuntu 8.10 ready, tancapkan modem Sierra Wireless 881U. Ubuntu 8.10 akan mengenali hardware modem tersebut

    2. Buka terminal dan masuk sebagai root dengan mengetikkan : sudo -i


    3. Lalu ketik perintah : sudo wvdialconf


    4. Edit file wvdial.conf dengan mengetikkan : gedit /etc/wvdial.conf


    5. Edit isi file wvdial.conf seperti di bawah ini.


    [Dialer Defaults]
    Auto DNS = on
    Init1 = T+CGDCONT=1,”IP”,”indosatm2″
    Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
    Stupid Mode = yes
    Modem Type = Analog Modem
    ISDN = 0
    Phone = *99#
    Modem = /dev/ttyUSB0
    Username = usernameanda
    New PPP0 = yes
    Password = passwordanda
    Baud = 9600

    6. Save As file wvdial.conf


    7. Jalankan perintah : sudo wvdial , sampai muncul keterangan sebagai berikut :

    –> WvDial: Internet dialer version 1.60
    –> Cannot get information for serial port.
    –> Initializing modem.
    –> Sending: T+CGDCONT=1,”IP”,”indosatm2″
    OK
    –> Sending: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
    OK
    –> Modem initialized.
    –> Sending: ATDT*99#
    –> Waiting for carrier.
    CONNECT
    –> Carrier detected. Starting PPP immediately.
    –> Starting pppd at Tue Feb 17 22:34:09 2009
    –> Pid of pppd: 5627
    –> Using interface ppp0
    –> pppd: ���[08](��[08]
    –> pppd: ���[08](��[08]
    –> pppd: ���[08](��[08]
    –> pppd: ���[08](��[08]
    –> pppd: ���[08](��[08]
    –> pppd: ���[08](��[08]
    –> local IP address 114.58.62.113
    –> pppd: ���[08](��[08]
    –> remote IP address 11.67.68.13
    –> pppd: ���[08](��[08]
    –> primary DNS address 202.155.0.10
    –> pppd: ���[08](��[08]
    –> secondary DNS address 202.155.0.15
    –> pppd: ���[08](��[08]

    8. Minimize terminal dan Anda sudah bisa berinternet menggunakan modem Sierra Wireless 881U di Ubuntu 8.10